.jpg)
Sebuah lagu lawas kembali mencuri perhatian publik setelah viral di berbagai platform media sosial. Lagu yang sebelumnya sempat populer pada masanya itu kini kembali ramai digunakan sebagai latar belakang video pendek, terutama di TikTok dan Instagram Reels.
Fenomena ini bermula ketika sejumlah pengguna mulai membuat konten dengan menggunakan potongan lagu tersebut, dipadukan dengan tren video seperti dance challenge, nostalgia, hingga cerita keseharian. Dalam waktu singkat, lagu itu kembali masuk ke daftar tren musik yang banyak digunakan pengguna.
Banyak warganet mengaku kembali teringat masa lalu ketika mendengar lagu tersebut, sehingga mendorong mereka untuk ikut membuat konten serupa. Hal ini membuat popularitas lagu tersebut meningkat drastis meski sudah dirilis bertahun-tahun lalu.
Menurut pengamat industri musik, fenomena lagu lama yang kembali viral bukan hal baru di era digital. Algoritma media sosial yang mendorong konten berbasis tren dan nostalgia membuat lagu-lagu lama memiliki peluang besar untuk kembali populer tanpa promosi resmi dari label musik. (en.wikipedia.org)
Selain itu, penggunaan audio pendek dalam video media sosial juga menjadi faktor utama yang membuat lagu lama kembali dikenal oleh generasi baru. Banyak pengguna yang bahkan baru pertama kali mendengar lagu tersebut melalui konten viral.
Industri musik pun diuntungkan dengan tren ini, karena peningkatan jumlah streaming dan pencarian lagu biasanya terjadi setelah sebuah lagu kembali viral di platform digital.
Hingga kini, lagu tersebut masih terus digunakan dalam berbagai jenis konten, menandakan bahwa tren nostalgia di media sosial memiliki pengaruh besar terhadap popularitas musik lintas generasi.